Manusia adalah makhluk yang dikaruniai dengan nafsu. Marah, sedih, senang, cinta, dan lainnya adalah termasuk karunia yang indah dari Allah yang harus kita syukuri.
Jika suatu saat nafsu tersebut berdampak buruk bagi diri sendiri dan lingkungan, yang salah bukanlah nafsu, melainkan tempat menempelnya nafsu tersebut yaitu manusia. Rasulullah juga mengajarkan kepada kita bahwa jihad yang terbesar dalam hidup bukanlah peperangan secara fisik, namun peperangan mengontrol hawa nafsu.
Jadi, pribadi yang kuat bukanlah seorang panglima yang memiliki banyak pasukan dan menaklukan banyak negara, tetapi pribadi yang kuat adalah pribadi yang sanggup menaklukan nafsu buruknya dan memunculkan niat dalam hati untuk setia pada kebaikan, lalu segera melakukan kebaikan tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar